Kamis, 04 April 2019

Konsep Bisnis Waralaba Berdasarkan Teori Pertukaran


Konsep Bisnis Waralaba Berdasarkan Teori Pertukaran

Teori pertukaran yang dikonsepkan oleh Homans (1958) yang menyatakan bahwa interaksi adalah sebuah bentuk pertukaran yang melibatkan minimal dua individu yang saling bertukar kegiatan berwujud (tangible) dan yang tidak berwujud (intangible).
Teori pertukaran dibagi menjadi teori pertukaran sosial (social exchange) dan teori pertukaran ekonomi (economic exchange).
 Teori Pertukaran Sosial adalah tindakan sukarela individu yang dimotivasi untuk mendapatkan imbalan yang diharapkan oleh pihak lain. Berbeda dengan pertukaran ekonomi yang diikat dengan kontrak yang jelas, maka pada pertukaran sosial terdapat kewajiban yang tidak tertulis atas dasar kepercayaan kepada pihak lain.
 Menurut teori ini satu pihak melakukan pertukaran sosial karena keterbatasan sumberdaya yang dimiliki, sehingga membutuhkan bantuan pihak lain. Melalui pertukaran sosial para pihak bertukar sumberdaya yang sulit untuk didapat melalui pertukaran ekonomi.
Asumsi dasar yang mendasari seluruh analisis teori pertukaran sosial adalah bahwa setiap individu secara sukarela memasuki dan tinggal dalam hubungan sosial hanya selama hubungan tersebut cukup memuaskan.
 Terdapat dua konsep penting dalam proses pertukaran sosial yaitu kepercayaan dan ketergantungan kekuasaan. Kepercayaan yang berkenaan dengan ekspektasi positif terhadap keinginan orang lain dalam situasi yang dapat berisiko merupakan kunci utama pertukaran sosial dan menyangkut kelangsungan ikatan emosional antara pihak yang berinteraksi.
 Kepercayaan merupakan hal penting yang harus dimiliki dalam perilaku terwaralaba untuk dapat membina hubungan yang baik dengan pewaralaba, dan merupakan salah satu dimensi dari kualitas hubungan relasional.
Ketergantungan terjadi apabila satu pihak membutuhkan sumberdaya dari pihak lain, maka pihak pertama menjadi tergantung terhadap pihak kedua, dengan konsekuensinya pihak kedua mempunyai empat alasan utama mengapa pertukaran sosial menjadi bagian integral dari sistem waralaba  yaitu pertama tidak seluruh ketentuan perjanjian keterikatan dapat dirinci dalam kontrak sehingga kontrak umumnya hanya memuat isu utama kerjasama dan membuat pernyataan terbuka terhadap masalah-masalah kecil lainnya, sehingga waralaba dapat disebut kontrak relasional.
 Disini terdapat ketidakpastian dalam proses pertukaran yang berjalan, dimana ketidakpastian tersebut merupakan karakteristik utama dari pertukaran sosial, dimana hubungan kerjasama dalam waralaba merupakan proses yang berkelanjutan.
Dibandingkan dengan kesepakatan arm’s length contract (yang merupakan kesepakatan transaksi melalui mekanisme pasar), kerjasama dalam waralaba mempunyai perspektif waktu yang lebih lama, yang merupakan ciri dari pertukaran sosial. Kemudian, tindakan kooperatif dalam aliansi seringkali bersifat timbal balik (reciprocal) dan tergantung kepada perilaku positif pihak lain, dimana bentuk timbal balik ini merupakan elemen penting dalam pertukaran sosial. Selain itu, hubungan dan kepercayaan merupakan elemen kritikal dalam sistem waralaba, juga merupakan elemen kritikal pertukaran sosial. Meskipun kepercayaan dan hubungan sulit untuk diukur dalam bentuk nilai ekonomi, tapi keduanya merupakan kunci kesuksesan waralaba. Teori pertukaran sosial telah banyak diaplikasikan dalam konteks individu, organisasi, antar organisasi termasuk landasan strategi waralaba.


Jika kalian ingin memulai bisnis waralaba kami menyediakan berbagai produk yang bisa kalian pertimbangkan untuk memulainya ya guyss. Hubungi kami segera 0812-2597-0086 || T-SEL

KIAT MENJALANKAN USAHA WARALABA MAKANAN DAN MINUMAN


KIAT MENJALANKAN USAHA WARALABA MAKANAN DAN MINUMAN

Menjalankan sebuah usaha waralaba makanan dan minuman merupakan pilihan perluang usaha yang baik  diperhitungkan,karena dengan membeli waralaba suatu merk yang sudah terkenal di dalam masyarakat akan memudahkan kita untuk menjalankanya,karena kita tidak perlu repot-repot membangun image merknya.
Menjalankan usaha dengan sistem ini lebih praktis saat dijalankan karena segala sesuatu yang harus dipersiapkan sudah dipersiapkan oleh penjual waralaba. Salah satu waralaba yang bisa mendatangkan keuntungan yang banyak adalah waralaba makanan dan minuman. Sekarang kita juga menemukan ditempat keramaian dan di mall usaha waralaba makanan minuman.Contohnya minuman teh,minuman bubble,kebab,burger,dan lain-lain.
Ada 4 kiat yang harus kita pelajari dalam menjalankan waralaba makanan dan minuman :
1.Menentukan Lokasi Usaha
Dalam menentukan lokasi kalian harus sesuaikan dengan produk yang kalian jual. Kalian juga bisa konsultasi dengan penjual waralaba yang biasanya juga ikut dalam menentukan tempat lokasi yang strategis.
2. Memilih waralaba yang berkualitas
Pemilihan jenis waralaba yang berkualitas merupakan langkah awal saat kita ingin membuka usaha waralaba.Kita juga harus melihat merk usaha yang akan kita beli dengan sistem waralaba yang sudah dikenal , dan perhatikan pelayanan yang mereka berikan kepada kalian seperti harga hingga fasilitas.
3. Ikuti event atau bazar
Di sebuah kota besar pasti sering diadakan acara seperti bazar atau pameran, Manfaatkan acara tersebut kalian bisa mengikuti acara bazar atau pameran tersebut karena makanan dan minuman itu diperlukan pada acara seperti itu.Apalagi acara yang diadaan tersebut sudah terkenal dikota tersebut, ini acara yang sangat baik untuk kalian untuk mendapatkan keuntungan.Anda juga bisa menjalin sebuah hubungan dengan pihak EO agar dapat informasi waktu diadakannya acara-acara tersebut.
4. Memperluas wilayah usaha
Mudahnya waralaba ini dilakukan kalian bisa menjalankan lebih dari satu usaha. Anda bisa menambah sebuah usaha di wilayah lainnya.Dalam trik ini kalian harus memiliki karyawan untuk membuka usaha kalian yang beda wilayah. Kalian harus mencari karyawan yang berkualitas
Kami dari Arbain juga mengeluarkan bebrapa produk waralaba makanan dan minuman yang hanya mengeluarkan modal sedikit. Jika anda minat atau mau bertanya bisa hubungi kami : 0812-2597 ||T-SEL

Cara Melancarkan Usaha Waralaba


Cara Melancarkan Usaha Waralaba

 Usaha Waralaba atau sering dikenal usaha franchise bukanlah usaha yang dibangun dengan mudah tetapi usaha waralaba ini adalah usaha yang harus kita kembangkan dan memiliki perbedaan dengan produk yang memiliki jenis hampir sama dipasaran yang sudah ada sebelum-sebeumnya. Nahh bagaiman caranya agar kita bisa melancarkan usaha waralaba yang kita jalani ini dan supaya sukses. Simak selengkapnya dibawah ini ya guys J
1.       Memperkuat Luas Omset dan Bangun Merek
Bagian terpenting dari sebuah usaha waralaba adalah merk.Agar merek yang anda miliki berkembang dan semakin dikenal orang disegala kalangan dan menarik bibit investor maka bangunlah agar berkembang. Lalu kalian perkuat luas oset bsinis kalian menggunakan pertambah daerah ataupun wilayah pemasaran. Tingginya sebuah omset membuat keuntungan kalian menjadi besar.
2.    Selektif dalam memilih waralaba
Seorang pemilik waralaba adalah yang memiliki tanggungjawab merekrut dan menolak bibit investor. Kalian harus menghindari untuk menyeleksi bibit franchise yang bertandang , karena kualitas kedai waralaba anda bisa mengalami kebangkrutan jika asalan dalam menyeleksi.
3.    Fokus
Dalam menentukan jenis bisnis yang baik pas dan nyaman serta bisa menguntungkan itu kalian harus fokus yang maksimal supaya suatu hari tidak timbul rasa keraguan.
4.    Totalitas
Kalian dalam melaksanakan usaha waralaba jangan melakukannya dengan separuhseparuh jika ingin meraih kesuksesan,karena jika merasa setengah totalitas yang ada berikan pada bisnis yang anda berikan pada bisnis yang anda jalankan akan memepengaruhi besar atau kecilnya kualitas waralaba yang anda bangun. Maka dari itu kalian harus memaksimalkan totalitas anda.
5.    Keuangan,Pemasaran,dan SDM
Kalian harus tahu jika ketiga hal itu sangat erat kaitannya satu dengan yang lain. Memanajemen keuangan gunanya agar keuangan teralokasi dan tersusun baik,pemasaran berpengaruh pada penjualan akan produk untuk memikat bibit investor dan SDM berimbas pada pada kualitas produk. Semakin kualitasnya terjaga maka semakin memiliki kepercayaan besar pada bisnis waralaba anda.
6.    Struktur Sistim
Hal yang merupakan pembeda yang paling terlihat adalah dari cara sistem yang dibangun oleh para pemilik merek waralaba.

Jika anda ingin membuka sebuah usaha waralaba yang mengeuarkan modal kecil bisa bekerjasama dengan kami langsung saja hubungi kami 0812-2597-0086 || T-SEL 


Minggu, 31 Maret 2019

Tips Sukses Bergabung Franchise


Tips Sukses Bergabung Franchise

Usaha waralaba ini sangat mudah dijalankan dan sangat menguntungkan. Tetapi dalam menjalankan atau memilih usaha waralaba kita tidak boleh asal-asalan saja karena sebuah usaha yang baik adalah usaha yang awalnya dimulai dengan niat ikhlas.
Nahh guys.. Disini kami akan memberikan tips agar kalian sukses saat bergabung usaha waralaba ya guys...
1.      Bagaimana mengenai branding merk yang diberikan franchisor?
Kalian harus teliti saat memilih usaha waralaba. Telitilah seberapa lamanya merk tersebut akan beredar didalam masyarakat dan juga dukungan yang seperti apa sih yang mereka beri saat kalian bergabung dalam produk bisnis waralaba. Bagaimana dukungan fasiitas dan dukungan layanan promosi yang diberikan oleh franchisor.
2.      Memilih franchisor yang baik dan sudah berpengalaman.
Jika anda ingin bergabung dalam usaha waralaba kalian harus memilih seorang franchisor yang sudah berpengalaman , baik secara keuangan dan saat anda memilih franchisor yang baik.Karena franchisor yang sudah mengalami jatuh bangun didalam berbisnis mereka memiliki kehandalan mental yang cukup tinggi didalam berbisnis,bahkan mereka tahu apa yang dibutuhkan oleh mitra-mitranya.
3.      Seperti apa dukungan yang diberikan oleh franchisor
Bila Anda sudah bergabung dengan bisnis franchise, apa yang diberikan pusat perihal promosi. Silakan Anda tanyakan terlebih dahulu mengenai sistem promosi yang diberikan oleh franchisor. Apa menyediakan iklan seperti halnya iklan lewat jejaring sosial, iklan radio, iklan brosur, dan lain-lain.
4.      Copy paste sistem franchisor dengan detail
Saat sudah bergabung dengan bisnis franchise, pastikan bahwasannya semua konsep produksi dan juga menajemen persis seperti panduan yang diberikan. Sebab sebelumnya franchisor yang meluncurkan konsep franchise mereka pastinya sudah banyak alami masalah sana sini.Hasilnya,konsep yang diberi oleh franchisor tersebut pastinya sudah jelas terbukti berhasil.


Nahh guyss jika anda ingin memiliki usaha waralaba dan jika anda ingin bergabung dengan waralaba kami bisa hubungi 0812-2597-0086 || T-SEL usaha waralaba kami memiliki banyak produk-produk yang dijamin akan menghasilkan untung yang lebih banyak daripada modalnya.Segera bergabung ya guyss...


Minggu, 17 Maret 2019

Waralaba dalam perspektif islam


Waralaba dalam perspektif islam


Dengan meneliti format dan konsep bisnis waralaba, dapat kita ambil kesimpulan bahwa keberadaan waralaba dewasa ini merupakan akibat dari perkembangan ekonomi dalam hal transaksi bisnis. Bisnis ini dilakukan oleh dua pihak yang berakad, baik berupa badan usaha maupun perorangan sebagai subyek hukumnya. Kekhasan dalam sistem ini terletak pada obyek perjanjian atau kontrak yang berupa hak kekayaan intelektual (HAKI). Yang hukumnya dalam fikih muamalah adalah mubah atau boleh. Dan kebolehan ini terjadi selama tidak ada unsur keharaman dalam obyeknya. Baik dari segi dzat (lidzatihi) maupun nondzatnya (lighairihi). Dan selama tidak bertentangan dengan akad syariah dan asas-asasnya.
Obyek dalam akad ini adalah hak kekayaan intelektual yang bisa dikategorikan ke dalam benda (‘ain) dan format bisnis yang terkategori dalam perbuatan (fi’il). Meskipun keduanya tak terpisahkan tetapi tetap saja tidak menggugurkan keberlakuan asas-asas dan prinsip muamalah dalam Islam.

Dalam hal ini, prinsip bisnis yang digunakan adalah ijarah (sewa-menyewa). Franchisor adalah pemilik hak atas kekayaan intelektual yang dijadikan obyek akad. Dan pemanfaatannya oleh franchisee akan dikenai suatu kompensasi yang berupa pembayaran sejumlah uang sebagai imbalannya. Dalam ijarah, kompensasi tersebut dapat diberikan secara tunai (naqdan) atau tangguh (mu’ajjal). Mengenai jumlah imbalan, selain dapat diketahui dengan perkiraan dapat pula diketahui dari hasil penjualan produk (royalty).
Dari analisis yang kami temukan, akad dalam bisnis waralaba dapat berupa akad berbentuk ijarah, berprinsip tijarah dalam penjualan barang yang dikelola dan dipasarkan oleh penerima waralaba, dan dapat bersistim mudhorobah atau bagi hasil sehingga ia berhak menerima nisbah dari investasinya atau menanggung resiko finansial atas modal yang disertakannya.
Dalam sistem bisnis waralaba Islami diperlukan sistem syariah sebagai pembatas atau filter-nya, dengan tujuan menghindari penyimpangan moral bisnis ( moral hazard ). Filter tersebut adalah menjauhi pantangan yang tujuh atau yang disebut dengan MAGHRIB.

Untuk kalian yang belum membuka usaha waralaba namun berniat untuk membuka usaha waralaba bisa langsung hubungi kami karena kami memiliki banyak produk waralaba yang mengeluarkan modal kurang dari 10juta rupiah ya guys.. Jadi untuk kalian yang hanya memiliki modal 5 juta tapi ingin membuka usaha bisa langsung hubungi kami J
Produk kami yaitu :
1.Waralaba Es Madu
2.Waralaba Teh Segar
3.Waralaba Popcorn
4.Waralaba Coffee Coklat
5.Waralaba Kepal Milo
Nahh itu produk kami hanya modal 5juta kalian bisa membuka usaha ya guys J
Info lebih lanjut : 0812-2597-0086 || T-SEL


TRIK BISNIS POLA WARALABA


TRIK BISNIS POLA WARALABA

Hallo Guys... Kalian harus tau trik membeli bisnis waralaba ya guys..Jangan bosan membaca guys J
Memiliki ciri khas. Yakni sebuah usaha yang memiliki keunggulan atau perbedaan, tidak mudah ditiru dibandingkan dengan usaha lain sejenis, dan membuat konsumen selalu mencari cirri khas dimaksud.  Misalnya, sistem manajemen cara penjualan dan pelayanan, atau penataan atau cara distribusi yang merupakan karakteristik khusus dari Pemberi Waralaba.
Terbukti sudah memberikan keuntungan.  Maksudnya menunjuk pada pengalaman Pemberi Waralaba yang telah berjalan kurang lebih 5 tahun dan telah mempunyai kiat-kiat bisnis untuk mengatasi masalah-masalah dalam perjalanan usahanya, dan terbukti bias bertahan, berkembang serta menguntungkan.
Memiliki standar atas pelayanan dan barang dan/atau jasa yang ditawarkan yang dibuat secara tertulis.  Hal ini supaya Penerima Waralaba dapat melaksanakan usaha dalam kerangka kerja yang jelas dan sama.(Standard Operational Procedure)
Mudah diajarkan dan diaplikasikan.  Tujuannya agar Penerima Waralaba yang belum memiliki pengalaman atau pengetahuan mengenai usaha sejenis dapat melaksanakannya dengan baik sesuai dengan bimbingan operasional dan manajemen yang berkesinambungan  yang diberikan oleh Pemberi Waralaba.
Adanya dukungan yang berkesinambungan.  Masalah dukungan dari Pemberi Waralaba kepada Penerima Waralaba secara terus  menerus seperti bimbingan operasional, pelatihan, dan promosi adalah sangat penting
Hak kekayaan Intelektual yang telah terdaftar.  Hak kekayaan Intelektual yang terkait dengan usaha seperti merek, hak cipta ,paten, dan rahasia dagang, sudah didaftarkan dan mempuyai sertifikat atau sedang dalam proses pendaftran di instans yang berwenang.
Untuk kalian yang belum membuka usaha waralaba namun berniat untuk membuka usaha waralaba bisa langsung hubungi kami karena kami memiliki banyak produk waralaba yang mengeluarkan modal kurang dari 10juta rupiah ya guys.. Jadi untuk kalian yang hanya memiliki modal 5 juta tapi ingin membuka usaha bisa langsung hubungi kami J
Produk kami yaitu :
1.Waralaba Es Madu
2.Waralaba Teh Segar
3.Waralaba Popcorn
4.Waralaba Coffee Coklat
5.Waralaba Kepal Milo
Nahh itu produk kami hanya modal 5juta kalian bisa membuka usaha ya guys J
Info lebih lanjut : 0812-2597-0086 || T-SEL


Perlindungan Hukum Pihak Waralaba


Perlindungan Hukum Pihak Waralaba


Pemerintah sebagai pemegang otoritas mempunyai kekuasaan untuk menerapkan peraturan-peraturan yang menyangkut hubungan bisnis bagi para pihak sekaligus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang, yaitu agar supaya undang-undang yang telah dibuat Pemerintah tersebut dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya suatu pelanggaran atau penyelewengan. Perhatian Pemerintah yang begitu besar ini bertujuan memberikan perlindungan hukum serta kepastian hukum agar masing-masing pihak merasa aman dan nyaman dalam menjalankan bisnis khususnya yang terlibat dalam bisnis waralaba ini.

Hukum bisnis waralaba idealnya untuk melindungi kepentingan para pihak namun kenyataan di lapangan belum tentu sesuai seperti yang diharapkan. Seperti yang dikemukakan oleh Roscoe Pound yang membagi 3 ( tiga ) golongan yang harus dilindungi oleh hukum, yaitu, kepentingan umum, kepentingan sosial dan kepentingan perseorangan. Akan tetapi posisi pemberi waralaba yang secara ekonomi lebih kuat akan memberikan pengaruhnya pula bagi beroperasinya hukum di masyarakat.

Hukum mempunyai kedudukan yang kuat, karena konsepsi tersebut memberikan kesempatan yang luas kepada negara atau Pemerintah untuk mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk membawa masyarakat kepada tujuan yang di kehendaki dan menuangkannya melaui peraturan yang dibuatnya. Dengan demikian hukum bekerja dengan cara memberikan petunjuk tingkah laku kepada manusia dalam memenuhi kebutuhan.

Satjipto Rahardjo mengatakan bahwa ketaatan perbuatan terhadap ketentuan-ketentuan organisasi dipengaruhi oleh kepribadian, asal usul sosial, kepentingan ekonominya, maupun kepentingan politik serta pandangan hidupnya maka semakin besar pula kepentingannya dalam hukum. Di sisi lain diungkapkan juga bahwa masyarakat senantiasa mengalami perubahan demikian pula dengan hukumnya, bahwa hukum itu berkembang dengan mengikuti tahap-tahap perkembangan masyarakat. Sedangkan kunci utama dalam pembuatan hukum yang mengarah kepada perubahan sosial terletak pada pelaksanaan ataupun implementasi-implementasi hukum tersebut

Meskipun demikian hukum juga memiliki keterbatasan dalam melakukan tugasnya dalam masyarakat, baik yang timbul dari hukum itu sendiri maupun yang timbul dari luar hukum. Sebagai contoh hukum mempunyai sifat yang kaku karena tidak dapat mengetahui situasi yang akan terjadi pada saat hukum akan diterapkan. Faktor di luar hukum ini adalah faktor sosial, budaya, ekonomi dan lingkungan dalam masyarakat. Oleh sebab itu dalam membuat suatu peraturan harus mempertimbangkan faktor-faktor tersebut agar hukum benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.

Hukum merupakan pencerminan kehendak manusia tentang bagaimana seharusnya masyarakat dibina dan kemana harus diarahkan. Supaya hukum dapat berfungsi dengan baik maka diperlukan keserasian dalam hubungan antara empat faktor, yaitu :
·                     Hukum dan peraturannya sendiri.
·                     Mentalitas petugas yang menegakkan hukum.
·                     Fasilitas yang diharapkan untuk mendukung pelaksanaan hukum
·                     Kesadaran hukum, kepatuhan hukum dan perilaku warga masyarakat.
Sebagaimana yang dikatakan kembali oleh Soerjono Soekanto, bahwa suatu sikap tindak atau perilaku hukum dianggap efektif apabila sikap tindak atau perilaku pihak lain menuju pada tujuan yang dikehendaki artinya apabila pihak lain tersebut mematuhi hukum dan hukum akan semakin efektif apabila peranan yang dijalankan oleh subjek hukum semakin mendekati apa yang telah ditentukan oleh hukum. Dapat dikatakan pula ada interaksi diantara keputusan-keputusan hukum dan masyarakat tempat keputusan itu dijalankan nantinya oleh karena adanya kebutuhan untuk penyesuaian sosial yang demikian itulah maka sesuatu norma hukum bisa saja berubah-ubah isinya tanpa terjadinya perubahan peraturan itu sendiri secara formal.

Info lebih lanjut hubungi : 0812-2597-0086 || T-SEL


Konsep Bisnis Waralaba Berdasarkan Teori Pertukaran

Konsep Bisnis Waralaba Berdasarkan Teori Pertukaran Teori pertukaran yang dikonsepkan oleh Homans (1958) yang menyatakan bahwa inter...